Cara Membuat Sablon Kaos Pemula

Cara Membuat Sablon Kaos Pemula

Pada tutorial sekarang ini, kita akan membahas mengenai bagaimana cara sablon kaos untuk pemula. Cara Sablon kaos sebenarnya tidak begitu sulit, hanya saja perlu menguasai cara dasar menyablon yang benar sehingga hasil pada sablon kaos bisa bagus dan profesional.

 

Berikut ini adalah cara dasar – dasar yang perlu kita kuasai untuk para pemula yang hendak menyablon kaos / tshirt.

 

1.Cara  Membuat Film Sablon yang baik dan benar.

 

Dalam hal menyablon kita memerlukan screen sablon yang telah diafdruk sehingga menghasilkan sebuah master cetak dari gambar / artwork yang akan kita sablon di kaos tersebut. Untuk menghasilkan afdrukan yang berkualitas bagus, maka kita memerlukan film pada sablon yang berkualitas baik pula. Panduan untuk membuat film sablontersebut  yang baik kita bahas disini

 

  1. Cara Afdruk Screen

 

Sebuah Proses Afdruk Screen adalah yakni proses yang perlu dikuasai oleh penyablon manapun. Tidak peduli media apapun yang akan kita cetak / sablon, Dalam menyablon kita harus memerlukan master cetak screen sablon yang melalui proses afdruk tersebut. Untuk mengafdruk screen dengan baik silahkan kita ikuti panduan berikut ini.

 

  1. Mengenal jenis tinta yang akan digunakan dalam sablon kaos dan bahan

 

Cukup banyak macam tinta yang bisa digunakan untuk menyablon kaos. Biasanya Kesalahan umum para penyablon pemula adalah tidak mencari tahu lebih dulu karakteristik jenis tinta yang akan digunakannya. Pada Tiap jenis tinta mempunyai karakteristik yang berbeda dan dibuat untuk menghasilkan efek sablonan tertentu pada kaos dan bahan.

 

Pada prinsipnya, ada 2 macam jenis tinta yang biasa digunakan oleh penyablon pemula, yaitu : tinta extender atau biasa disebut tinta medium, tinta jenis ini mempunyai karakteristik transparant sehingga hanya dapat digunakan di kain yang berwarna terang saja, bila diraba tinta extender ini terasa halus dan meresap ke pori – pori kain kaos / bahan.

 

Kemudian Jenis tinta kedua adalah tinta sablon Rubber atau biasa sering juga disebut dengan istilah tinta karet / GL, jenis tinta rubber  karet ini memiliki sifat karakteristik opaque / berdaya tutup sehingga sangat cocok untuk menyablon di berbagai macam warna kaos (baik terang maupun gelap). Hasil sablonannya akan terasa saat diraba jari , seperti ada pada  permukaan karetnya,  makanya disebut dengan tinta rubber atau karet.

 

Kami sangat menganjurkan bagi anda yang pemula serta ingin mempelajari cara sablon kaos / bahan untuk bisa menguasai kedua jenis tinta ini terlebih dulu. Bila sudah bisa hal tersebut, maka bisa melanjutkan ke jenis tinta yang lainnya yang membutuhkan teknik dan trik yang lebih rumit.

 

  1. Mempersiapkan peralatan sablon yang kita perlukan

 

Dalam hal menyablon kaos kita memerlukan bantuan beberapa alat alat , seperti : meja sablon, papan triplek, rakel sablon, lem meja, kain majun, tinta sablon, dsb. Persiapkan semuanya sebelumnya kita akan menyablon sehingga akan proses sablon terhenti karena kita lupa menyiapkannya.

 

Gunakan peralatan sablon berkualitas baik agar hasil sablonan juga berkualitas baik pula.

 

  1. Gunakan teknik cara underbase untuk menyablon di kaos dengan warna Gelap

 

Teknik underbase atau biasanya disebut  adalah sablon dasar, adalah sebuah teknik cara yang digunakan bilamana media yang akan hendak digunakan berwarna gelap. Kita akan perlu menyablon warna dasar beberapa kali sehingga tinta sablon membentuk lapisan yang diperlukan oleh warna permukaan untuk dapat muncul dengan baik.

 

Teknik underbase tersebut memerlukan akurasi cetak yang baik dalam melakukannya, maksudnya pada saat kita menyablon kali keduanya, maka kita harus memastikan posisinya agar sama persis dengan yang posisi yang pertama, hal inilah yang biasanya sulit untuk dikuasai dalam teknik sablon kaos.

 

Ada beberapa macam cara untuk melakukan teknik ini dengan baik dan benar, biasanya penyablon pemula melakukannya dengan sistem todong / mengintip di area cetak dengan cara feeling dan penglihatan yang teliti, untuk menentukan posisi cetak kedua kalinyaagar bagus. Cara yang lebih profesional adalah dengan menggunakan sebuah alat bantu presisi. Ada banyak bergabai macam alat bantu (tidak akan kami bahas disini), masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahannya masing masing.

 

Note : pada teknik underbase tidak perlu dilakukan bila menyablon menggunakan tinta sablon extender di kain kaos warna terang.

 

  1. Cara Proses menyablon kaos (dengan kaos jadi)

 

Berikut ini adalah cara proses menyablon kaos bagi pemula :

Souvenir Tas Blacu

Siapkan papan triplek yang telah dipotong sesuai ukuran kaos,  pada permukaan triplek diberikan dengan lem meja dan biarkan lem mengering.  Fungsi lem meja sendiri adalah untuk menahan letak kaos agak tidak bergeser saat disablon.

Masukan kaos ke papan triplek dan ratakan permukaannya agar mudah disablon.

Siapkan screen sablon serta rakel sablon, tuang tinta pada sablon di screen.

Atur letak posisi cetak pada tempat yang ditentukan.

Sapukan tinta dengan cara menggunakan rakel sablon. Pada Teknik sapuan : sapuan pertama lakukan secara pelan lembut, hanya untuk membiarkan tinta meresap pada bahan kain. Setelah tinta terlihat meresap pada kain ,  lakukan sapuan dengan agak tekanan sedang agar tinta turun sempurna dan tidak tersisa di pori-pori kain screen sablon tersebut.

Biarkan agar tinta mengering, kira-kira sekitar 5 menit lamanya, kemudian sablonkan kembali tinta di posisi yang sama (teknik underbase).

Setelah melihat hasil sablonan bagus, jemur kaos untuk mengeringkannya.

  1. Proses finishing

 

Untuk memperoleh hasil sablonan yang kuat dan bagus, lembut, dan tidak luntur saat di cuci, maka ada baiknya hasil pada sablonan di press panas. Gunakan mesin hot press dengan kualitas yang baik untuk hasil yang profesional (beberapa jenis tinta rubber akan terlihat lebih lembut dan mengkilap bila di press dengan mesin press yang bagus), atau bila kita belum memilikinya bisa menggunakan setrikaan baju rumah dengan panas yang maksimum.

Cara membuat Tas Blacu

Sebelum dipress panas / setrika alasi permukaan dengan menggunakan kertas atau kain tipis agar tidak terkena permukaan plat pemanas secara langsung (bisa merusak hasil sablonan). Bila menggunakan setrikaan baju rumahan, cara mengepressnya jangan digosok, tapi dipress / tekan di area sablonan dengan waktu sekitar 10 detik dan lakukan secara merata, karena biasanya setrikaan tidak bisa mengcover seluruh area sablonan tersebut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s